Minahasa Tenggara | Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara melaksanakan penyuluhan kepada nelayan pesisir.
Kegiatan ini dipimpin Kasubsi Binmas Air Ditpolairud Polda Sulut AKP Thalib beserta Tim Binmasair di Desa Ratatotok Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara, Jumat (26/06/2026).
Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., Direktur Polairud Polda Sulawesi Utara, memberikan arahan agar pembinaan masyarakat nelayan terus ditingkatkan. Tujuannya meningkatkan kesadaran keselamatan dan keamanan saat melaut.
Kegiatan yang diikuti 35 nelayan ini menekankan pentingnya penggunaan life jacket, memastikan kelayakan kapal sebelum berlayar, serta kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem.
Selain keselamatan, penyuluhan juga menyampaikan larangan penggunaan racun, potasium, dan bom ikan. Bahan-bahan tersebut dapat merusak terumbu karang serta ekosistem laut secara luas.
Masyarakat nelayan diberikan pemahaman bahwa praktik tersebut melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Tim Binmasair juga mensosialisasikan perlindungan satwa laut yang dilindungi, khususnya berbagai jenis penyu seperti Penyu Belimbing, Penyu Tempayan, Penyu Lekang, Penyu Pipih, Penyu Sisik, dan Penyu Hijau.
Para nelayan diajak aktif menjaga kelestarian sumber daya kelautan agar dapat dinikmati generasi mendatang.
Melalui pendekatan edukatif, Ditpolairud Polda Sulut berharap kesadaran masyarakat pesisir semakin meningkat baik dalam aspek keselamatan maupun pelestarian lingkungan laut.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan masyarakat (Binmas) rutin yang dilakukan Ditpolairud Polda Sulut di wilayah Sulawesi Utara.
Diharapkan melalui penyuluhan ini terwujud nelayan yang sadar hukum, peduli keselamatan, dan bertanggung jawab terhadap kelestarian ekosistem laut.
Harto


















