Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Dengan penuh khidmat, diawali mengenang sekaligus memanjatkan doa untuk almarhum 3 Maha Guru PS BHIRAWA ANORAGA yang telah mewariskan nilai-nilai luhur serta keilmuan pencak silat kepada para penerusnya, keluarga besar Perguruan Silat BHIRAWA ANORAGA menggelar Pengesahan dan Syukuran Ujian Kenaikan Tingkat Tahun 2026.
Kegiatan yang sarat makna tersebut berlangsung di Padepokan (Sasana) PS BHIRAWA ANORAGA, Jalan Central Perumahan Nelayan KPHI RT 04/01, Desa Karangsong, Kecamatan/Kabupaten Indramayu 45219, pada Minggu (26/7/2026).
Suasana berlangsung penuh kekeluargaan dan semangat persaudaraan. Acara dihadiri oleh Pengurus IPSI Jawa Barat Romo Agung, Ketua IPSI Kabupaten Indramayu H. Fajar Ismadi, Ketua AMKI Indramayu Andry Prayitna, Wadankoti Pemuda Pancasila Asmawi, jajaran pengurus PS BHIRAWA ANORAGA yang terdiri dari H. Judah, H. Jaedi, Abah Yanto, dan Suherlin, para pesilat yang disahkan, serta orang tua dan wali murid.
Dalam sambutannya, Ketua IPSI Kabupaten Indramayu, H. Fajar Ismadi, memberikan apresiasi atas konsistensi PS BHIRAWA ANORAGA dalam menjaga kelestarian budaya pencak silat sekaligus menanamkan filosofi luhur “Perkasa Tapi Rendah Hati” kepada setiap anggotanya.
“Selamat atas Pengesahan dan Syukuran Ujian Kenaikan Tingkat PS BHIRAWA ANORAGA Tahun 2026. Hari ini bukan sekadar menerima murid baru, tetapi juga mengesahkan hasil dari sebuah proses tempaan mental dan fisik. Semoga ke depan olahraga pencak silat mampu melahirkan prestasi yang menjadi kebanggaan Kabupaten Indramayu serta mencetak insan yang menjadi teladan bagi sesama,” ujar H. Fajar Ismadi.
Sementara itu, Ketua Umum PS BHIRAWA ANORAGA, H. Judah, menegaskan bahwa kenaikan tingkat bukanlah garis akhir perjalanan seorang pesilat, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam mengamalkan ilmu, menjaga nama baik perguruan, serta mengabdi kepada masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang telah disahkan kenaikan tingkatnya. Ingatlah, semakin tinggi ilmu yang kalian miliki, maka semakin rendah hati pula kalian harus bersikap. Jagalah nama baik perguruan, hormati kedua orang tua, dan jadilah pesilat yang perkasa di gelanggang namun rendah hati dalam kehidupan. Jangan pernah melupakan jasa 3 Maha Guru kita yang telah mewariskan keilmuan dan nilai-nilai luhur yang kita pelajari hingga hari ini,” tegas H. Judah.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kelancaran seluruh proses ujian kenaikan tingkat. Momen haru semakin terasa saat seluruh peserta melaksanakan sungkem kepada kedua orang tua, disertai prosesi mencuci kedua kaki sebagai simbol bakti, penghormatan, dan rasa terima kasih atas doa serta pengorbanan mereka.
Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan sesi foto bersama yang menjadi penutup penuh kebersamaan. Momentum Pengesahan dan Syukuran Ujian Kenaikan Tingkat Tahun 2026 ini menjadi bukti bahwa PS BHIRAWA ANORAGA tidak hanya membentuk pesilat yang tangguh secara fisik, tetapi juga berkarakter, berakhlak mulia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan filosofi perguruan, “Perkasa Tapi Rendah Hati.”


















