banner 728x250

Daniel Mutaqien Syafiuddin Tegaskan Komitmen Perkuat P3A-TGAI, Irigasi Andal Jadi Kunci Kesejahteraan Petani di Sambut Hangat Petani Lobener

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat periode 2025–2030, Daniel Mutaqien Syafiuddin, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui penguatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3A-TGAI). Menurutnya, kemajuan sektor pertanian tidak cukup hanya ditopang oleh benih unggul dan pupuk berkualitas, tetapi harus diawali dengan tersedianya jaringan irigasi yang baik sebagai urat nadi produktivitas lahan.

Daniel menilai keberhasilan pembangunan pertanian sangat bergantung pada kelancaran distribusi air ke areal persawahan. Karena itu, Program P3A-TGAI memiliki posisi strategis dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

banner 325x300

“Program P3A-TGAI diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para petani,” ujar Daniel.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan program harus dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Daniel juga mengingatkan pentingnya mempertahankan prinsip swakelola dengan melibatkan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) sebagai pelaksana utama, sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, pengawasan dari seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting untuk memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga, sehingga jaringan irigasi yang dibangun mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani.

Komitmen tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satu implementasi nyata Program P3A-TGAI saat ini berlangsung di Daerah Irigasi (D.I.) Rentang, Desa Lobener, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Proyek peningkatan jaringan irigasi tersebut didanai melalui APBN Murni Tahun Anggaran 2026 dengan pagu anggaran sebesar Rp195.000.000, dan dilaksanakan secara swakelola oleh P3A Kulung Tani Bersinar.

Para petani setempat menyambut baik pembangunan tersebut karena diyakini akan mempercepat distribusi air ke lahan pertanian yang selama ini kerap mengalami keterlambatan pasokan, terutama pada area persawahan yang berada jauh dari aliran sungai.

Salah seorang petani, Abah Tarwidi, mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya pembangunan jaringan irigasi tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah peduli kepada petani di wilayah ini. Sebelumnya, kami sering mengalami keterlambatan mendapatkan aliran air dari sungai hingga ke ujung persawahan. Kami berharap dengan pembangunan ini kebutuhan air dapat terpenuhi lebih cepat sehingga tanaman padi tumbuh maksimal, terhindar dari kekeringan, dan hasil panen menjadi lebih melimpah,” ujarnya saat ditemui awak media, Minggu (26/7/2026).

Pembangunan infrastruktur irigasi melalui Program P3A-TGAI diharapkan menjadi salah satu solusi nyata dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat fondasi ketahanan pangan. Dengan pengelolaan yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kebutuhan petani, program ini diyakini mampu menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan petani di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Indramayu.

banner 325x300
Penulis: Udin.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *