Manado. PikiranRakyatNusantara.com | Kekeringan dan keterbatasan pasokan air bersih akibat musim kemarau masih dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah kepulauan Kota Manado, Sulawesi Utara. Kondisi tersebut mendorong PDAM Wanua Wenang Manado bersama Direktorat Polairud Polda Sulut menyalurkan bantuan air bersih ke Pulau Siladen dan Manado Tua, Kamis pagi (17/9/2026).
Sebanyak 64.000 liter atau setara 64 ton air bersih didistribusikan menggunakan KM Amazia. Proses pengiriman mendapat pengawalan kapal patroli KP SBU XV-2004 guna memastikan kelancaran distribusi.
Kegiatan dipimpin langsung Wakil Direktur Polairud Polda Sulut AKBP Denny Wely Wolter Tompunuh, S.I.K. Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., turut meninjau pemberangkatan bantuan tersebut.
“Untuk masyarakat nelayan pesisir di Manado Tua dan Pulau Siladen, kami berkolaborasi bersama pemerintah daerah. Hari ini ada 64 ribu liter air yang kami distribusikan,” kata Kombes Pol Bayuaji saat meninjau proses pemberangkatan.
Direktur Utama PDAM Wanua Wenang Manado Meiky Taliwuna, S.E., M.M., menjelaskan bahwa pasokan air di wilayah daratan Kota Manado masih mencukupi. Namun, kondisi berbeda dialami masyarakat di wilayah kepulauan yang membutuhkan perhatian khusus.
“Kondisi pelayanan di daratan masih mencukupi. Tetapi masyarakat kepulauan membutuhkan perhatian khusus, sehingga kami salurkan secara berkala,” ujar Meiky. Ia menambahkan, distribusi air bersih secara rutin juga menyasar Pulau Bunaken sebagai bentuk perhatian selama musim kemarau.
Selain penyaluran air bersih, PDAM Wanua Wenang Manado membuka program sambungan rumah (SR) gratis bagi warga Kota Manado yang belum menjadi pelanggan. Langkah ini diharapkan membantu masyarakat memperoleh akses air bersih secara lebih berkelanjutan.
Saat bantuan tiba di Pulau Siladen, warga tampak antusias menyambut. Sejumlah warga terlihat mengantre sambil membawa jeriken untuk mengambil air bersih yang didistribusikan.
Penyaluran bantuan tersebut melibatkan BPBD Kota Manado, Basarnas Manado, dan Satpolairud Polresta Manado. Kolaborasi lintas instansi ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat kepulauan yang terdampak keterbatasan pasokan selama musim kemarau.
Harto


















