Bitung — 13 April 2026 – Pemerintah Indonesia terus memperkuat sektor kelautan dan perikanan melalui peluncuran Program Kampung Nelayan Merah Putih sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir serta mengoptimalkan potensi sumber daya laut secara berkelanjutan.
Dalam mendukung program nasional tersebut, melalui Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) Bitung Koarmada VIII Manado mengambil peran aktif dalam pemberdayaan nelayan di wilayah pesisir .
Dipimpin oleh Komandan Fasharkan Bitung, , yang baru menjabat sekitar tiga bulan, Fasharkan Bitung terus mendorong inovasi dan solusi nyata guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.
Fasharkan sebagai unit kerja strategis TNI AL tidak hanya berfokus pada pemeliharaan dan perbaikan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), namun juga memperluas peran dalam mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya nelayan. Hal ini diwujudkan melalui penyediaan fasilitas docking bagi kapal-kapal nelayan guna mempercepat proses perbaikan dengan standar keamanan dan efisiensi yang lebih baik.
Berlokasi di wilayah Tandurusa, Aertembaga, Kota , Fasharkan Bitung Koarmada VIII Manado menjadi salah satu pusat dukungan teknis penting, tidak hanya bagi armada TNI AL tetapi juga bagi kapal-kapal nelayan di daerah.
Komandan Fasharkan Bitung, Letkol Laut (T) Dyan Setiawan, M.Tr.Opsla menyampaikan bahwa pihaknya akan mengimplementasikan Program Kampung Nelayan Merah Putih secara bertahap di wilayah pesisir Sulawesi Utara yang dinilai layak menerima manfaat program tersebut.
“Program ini difokuskan pada peningkatan sarana dan prasarana perikanan, pemberdayaan ekonomi melalui koperasi, serta penguatan sumber daya manusia guna meningkatkan kesejahteraan nelayan secara menyeluruh dari hulu ke hilir,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam membangun kawasan pesisir yang produktif, modern, serta tetap menjaga nilai-nilai lokal dan keberlanjutan lingkungan.
Selain itu, Fasharkan Bitung juga membuka akses layanan bengkel docking bagi kapal nelayan sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan operasional masyarakat pesisir, sekaligus mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian sumber daya manusia di sektor kelautan.
Melalui sinergi antara TNI AL dan pemerintah pusat maupun daerah, diharapkan Program Kampung Nelayan Merah Putih dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir, serta memperkuat ketahanan maritim nasional.
Fasharkan Bitung Koarmada VIII Manado menegaskan komitmennya untuk terus mendukung setiap program strategis pemerintah dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan, khususnya di Sulawesi Utara, demi terwujudnya kesejahteraan nelayan dan kemajuan bangsa Indonesia.
Harto


















