Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com- Kodim 0616/Indramayu melaksanakan kegiatan monitoring dan pengamanan keberangkatan calon jamaah haji (calhaj) Tahun 1447 H/2026 M Kloter 5 asal Kabupaten Cirebon menuju embarkasi Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Sabtu (25/04/2026).
Kegiatan berlangsung di Asrama Haji Indramayu, Jalan Raya Nasional No.1, Desa Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, dengan jumlah jamaah dan petugas sebanyak 445 orang. Kloter ini dipimpin oleh Heni Ana Ubaidah.
Pengamanan dan pelayanan melibatkan berbagai unsur, di antaranya personel Kodim 0616/Indramayu, Polres Indramayu, Satpol PP Kabupaten Indramayu, Dinas Perhubungan, Damkar, serta tim Imigrasi Cirebon dan petugas bandara Kertajati.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 05.30 WIB dengan kesiapan 12 armada bus PO DAMRI di area aula pelayanan keberangkatan. Selanjutnya pada pukul 05.45 WIB, para calon jamaah haji menjalani proses pemeriksaan oleh petugas Imigrasi dan pihak bandara, meliputi pemeriksaan fisik menggunakan metal detector serta pemeriksaan barang melalui mesin x-ray.
Dari total 445 orang, terdiri atas 195 jamaah laki-laki dan 246 jamaah perempuan. Tercatat sebanyak 140 jamaah lanjut usia (lansia), 10 jamaah disabilitas, serta 11 orang menggunakan kursi roda. Selain itu, terdapat 4 petugas TPHI, yakni Ketua Kloter Heni Ana Ubaidah, Pembimbing Ibadah Haji Didin Komarudin, serta tenaga kesehatan Astri Khaerunisa Putri dan Ismail Mudiono Effendi.
Pada pukul 07.50 WIB, seluruh jamaah dan petugas diberangkatkan menggunakan 12 armada bus menuju Bandara Kertajati dengan pengawalan satu unit mobil PJR Satlantas Polres Indramayu dan satu unit ambulans.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Para jamaah dijadwalkan terbang menuju Madinah, Arab Saudi menggunakan maskapai Garuda Indonesia pada pukul 11.45 WIB dengan nomor penerbangan SV 5209.
Sementara itu, pada pukul 13.00 WIB, kloter berikutnya yakni Kloter 6 asal Kabupaten Majalengka direncanakan mulai memasuki Asrama Haji Indramayu untuk proses keberangkatan selanjutnya.
“Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya TNI bersama instansi terkait dalam memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan para calon jamaah haji selama proses keberangkatan,” pungkasnya.
(Casinih)


















