banner 728x250
Berita  

Tim Kementerian ESDM Tinjau Kilang Pertamina Balongan, Pastikan Kualitas Produk dan Ketahanan Energi Nasional

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Dalam rangka memastikan pasokan energi nasional tetap aman serta produk bahan bakar minyak (BBM) dan gas yang dihasilkan memenuhi standar pemerintah, Tim Direktorat Pembinaan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kilang Pertamina Balongan pada Jumat (26/06/2026).

Sebanyak 13 anggota tim melakukan peninjauan ke sejumlah fasilitas utama kilang, di antaranya Unit CDU (Crude Distillation Unit), Unit RCC (Residue Catalytic Cracking), serta Kompleks Pertangkian guna memastikan seluruh peralatan produksi beroperasi secara optimal.

banner 325x300

Rombongan juga mengunjungi ruang control room yang menjadi pusat pengendalian operasional kilang untuk memantau, mengoordinasikan, dan mengendalikan seluruh proses pengolahan minyak secara real-time. Selain itu, tim turut meninjau Laboratorium Kilang Pertamina Balongan guna memastikan seluruh produk migas, seperti LPG, Pertalite, Pertamax Turbo, Avtur, Pertamina Dex, dan produk BBM lainnya telah memenuhi spesifikasi Direktorat Jenderal Migas dan Standar Nasional Indonesia (SNI), sehingga aman dan layak digunakan masyarakat.

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga PPN Kilang Balongan, Yulianto Triwibowo, menyampaikan bahwa Kilang Balongan berkomitmen menjalankan operasional sesuai seluruh regulasi yang ditetapkan pemerintah. Ia menjelaskan bahwa Laboratorium Kilang Balongan telah terakreditasi sesuai standar Manajemen Mutu Laboratorium ISO/IEC 17025:2017 dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan secara rutin menjalani audit guna menjaga kompetensi, kalibrasi alat, serta keandalan metode pengujian.

“Kami memastikan setiap produk yang keluar dari kilang telah sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah. Terdapat lebih dari 20 parameter pengujian, termasuk angka oktan (RON), untuk menjamin kualitas produk sebelum didistribusikan kepada masyarakat,” ujar Yulianto.

Ia juga menambahkan bahwa Kilang Balongan secara berkala melaksanakan kegiatan pemeliharaan guna menjaga performa kilang tetap optimal. Saat ini, Kilang Balongan beroperasi normal dengan kapasitas pengolahan maksimum mencapai 150.000 barel per hari.

Sementara itu, Koordinator Pokja Pelayanan dan Pengawasan Kegiatan Usaha Hilir Minyak Bumi Kementerian ESDM, Naufal Noor Rochman, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya bertujuan meninjau operasional Kilang Balongan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia di sektor hilir migas.

Menurutnya, Kilang Balongan yang memiliki tingkat kompleksitas tertinggi di Indonesia dengan indeks kompleksitas 11,9 merupakan aset strategis nasional yang mampu menghasilkan berbagai produk bernilai tinggi berstandar internasional.

“Sinergi antara pemerintah sebagai regulator dengan PT Pertamina Patra Niaga PPN RU Balongan sebagai pelaku usaha hilir migas diharapkan terus terjalin dengan baik, sehingga mampu mewujudkan tata kelola migas yang semakin baik serta mendukung ketahanan energi nasional,” pungkas Naufal.

banner 325x300
Penulis: Udin.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *