Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Pada hari kamis tanggal 30 juli 2026 Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mempererat hubungan dengan para petani, Babinsa Koramil 1605/Sukagumiwang melaksanakan kegiatan monitoring dan pendampingan pertanian di area persawahan milik Ranto, Desa Gunungsari, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu.
Pada kegiatan tersebut, Babinsa melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan pertanian sekaligus berinteraksi langsung dengan para petani guna mengetahui perkembangan tanaman padi dan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut di antaranya pemeliharaan tanaman padi dari serangan hama sambil menunggu musim panen gaduh, mendengarkan aspirasi dan keluhan para petani, serta memberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan di area persawahan.
Babinsa juga mengimbau masyarakat agar tidak memasang aliran listrik di area persawahan karena berpotensi membahayakan keselamatan jiwa. Imbauan tersebut disampaikan mengingat telah terjadi sejumlah kasus warga tersengat listrik di area persawahan.
Selain itu, Babinsa menyampaikan informasi kepada para petani bahwa pemerintah telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah kering panen sebesar Rp6.500 per kilogram. Apabila ada tengkulak yang membeli gabah dengan harga lebih tinggi, petani dipersilakan menjualnya kepada tengkulak. Namun, apabila harga yang ditawarkan berada di bawah standar pemerintah, petani diimbau menjual hasil panennya kepada pemerintah melalui Bulog agar memperoleh harga yang layak.
Babinsa menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat kendala berarti yang dihadapi para petani di wilayah Desa Gunungsari. Kondisi tanaman padi terpantau baik dan situasi di area persawahan berjalan aman serta kondusif.
“Melalui kegiatan monitoring dan pendampingan ini, Babinsa berharap para petani semakin termotivasi dalam mengelola lahan pertanian sehingga hasil panen dapat meningkat dan program ketahanan pangan nasional dapat terus terwujud.”Pungkas Babinsa.


















