Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com– Dalam upaya mendukung kelancaran distribusi air irigasi bagi sektor pertanian, Babinsa Desa Tanjakan Koramil 1608/Karangampel, Serka Sudono, bersama Pemerintah Desa Tanjakan, Juru Air, P3A Mitra Cai, kelompok tani, dan masyarakat melaksanakan kegiatan karya bakti (Karbak) pembersihan saluran irigasi atau opsih Saluran Sekunder (SS) Siwarak, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan air para petani, mengingat irigasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan budidaya tanaman padi. Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, merupakan salah satu wilayah yang berada di bagian ujung penerima aliran air irigasi pertanian.
Distribusi air dari Bendung Rentang hingga menuju Saluran Sekunder Siwarak membutuhkan jalur yang cukup panjang. Kondisi tersebut menyebabkan aliran air terkadang tidak dapat mencapai wilayah Desa Tanjakan secara optimal.
Sejumlah faktor menjadi kendala, di antaranya debit air yang kurang mencukupi, pembagian jadwal giring air dengan desa lain, sedimentasi lumpur, serta keberadaan gorong-gorong yang diduga tidak sesuai ketentuan dan tumpukan sampah organik maupun nonorganik di sepanjang saluran.
Hasil pemantauan di lapangan juga menunjukkan adanya dugaan pendangkalan pada jalur Saluran Sekunder Sipetung SI 3 di Gang 1 Karangampel dan Kali Tumpang, Kecamatan Karangampel, yang turut menjadi perhatian dalam upaya memperlancar distribusi air irigasi.
Sebagai langkah nyata mengatasi persoalan tersebut, Babinsa Desa Tanjakan Serka Sudono bersama Kuwu Desa Tanjakan H. Wadi menginisiasi kegiatan gotong royong. Pembersihan dilakukan melalui kegiatan giring air, pengurasan, serta pembersihan berbagai material yang menghambat aliran air di Saluran Sekunder Siwarak.
Kegiatan karya bakti dipimpin langsung oleh Kuwu Desa Tanjakan H. Wadi dan didampingi Babinsa Serka Sudono. Sekitar 60 petani dan warga masyarakat turut terlibat secara bersama-sama membersihkan saluran sepanjang jalur yang menjadi sasaran kegiatan.
Kuwu Desa Tanjakan H. Wadi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah nyata dalam membantu mengatasi persoalan irigasi yang selama ini dirasakan para petani.
“Kami berharap setelah Saluran Sekunder Siwarak dibersihkan, air irigasi dapat mengalir dengan lancar hingga sampai ke areal persawahan Desa Tanjakan, khususnya di Blok Panggang Jero yang merupakan wilayah ujung desa. Dengan terpenuhinya kebutuhan air, masyarakat petani dapat memperoleh hasil panen yang melimpah. Kami juga berharap adanya perhatian serius dari instansi terkait terhadap kondisi saluran irigasi ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Babinsa Serka Sudono menegaskan bahwa kegiatan gotong royong tersebut merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan.
“Kegiatan gotong royong ini merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan serta membantu mengatasi kendala yang dihadapi petani di wilayah binaan,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan saluran irigasi yang bersih dan berfungsi baik sangat penting bagi keberlangsungan kegiatan pertanian. Karena itu, diperlukan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak untuk menjaga serta merawat saluran irigasi secara berkelanjutan.
“Melalui kegiatan karya bakti ini, diharapkan saluran irigasi kembali berfungsi optimal sehingga kebutuhan air bagi pertanian dapat terpenuhi dan produktivitas pertanian masyarakat Desa Tanjakan semakin meningkat,” pungkas Serka Sudono.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat gotong royong. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, petani, dan masyarakat tersebut diharapkan menjadi langkah positif dalam menjaga kelancaran irigasi sekaligus mendukung peningkatan hasil pertanian di wilayah Desa Tanjakan.
(Udin.S)


















