banner 728x250

Babinsa Koramil 1605 Sukagumiwang Dampingi Petani, Pastikan Tanaman Padi Jelang Panen Tetap Terjaga

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani, Babinsa Koramil 1605/Sukagumiwang melaksanakan kegiatan monitoring dan pendampingan pertanian di area persawahan milik Kasnoto, Desa Jambe, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Jumat, 12 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan memantau secara langsung perkembangan tanaman padi yang memasuki masa pemeliharaan menjelang musim panen. Babinsa turun ke lahan untuk melihat kondisi tanaman sekaligus berkomunikasi dengan petani guna mengetahui perkembangan budidaya maupun kendala yang dihadapi di lapangan.

banner 325x300

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa mengingatkan petani agar terus memperhatikan kondisi tanaman dan melakukan langkah antisipasi terhadap serangan hama. Upaya tersebut penting dilakukan untuk menjaga pertumbuhan tanaman sehingga hasil panen nantinya dapat optimal.

Selain melakukan pemantauan, Babinsa juga mendengarkan berbagai masukan dan keluhan para petani. Hal ini menjadi bagian dari upaya TNI melalui aparat kewilayahan untuk memberikan pendampingan sekaligus membantu menciptakan kondisi pertanian yang produktif.

Babinsa juga mengimbau petani agar tidak memasang aliran listrik di area persawahan sebagai perangkap hama. Penggunaan aliran listrik berpotensi menimbulkan kecelakaan dan membahayakan keselamatan jiwa.

“Banyak kejadian warga maupun petani yang tersetrum akibat pemasangan listrik di area persawahan. Oleh karena itu, kami mengingatkan agar tidak menggunakan cara-cara yang dapat membahayakan keselamatan jiwa,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut menyampaikan informasi mengenai kebijakan pemerintah terkait harga gabah. Petani diimbau memperhatikan harga pembelian gabah yang telah ditetapkan pemerintah. Apabila terdapat pihak yang menawarkan harga lebih tinggi, petani dapat mempertimbangkan penawaran tersebut. Namun apabila harga yang ditawarkan berada di bawah ketentuan pemerintah, petani dapat memanfaatkan penyerapan gabah melalui Bulog sesuai mekanisme yang berlaku.

Berdasarkan hasil monitoring dan komunikasi dengan petani, kondisi pertanian di Desa Jambe secara umum berjalan dengan baik. Hingga saat ini, para petani tidak mengalami kendala berarti dalam proses pemeliharaan tanaman padi menjelang panen.

Babinsa menegaskan bahwa sinergi antara petani, pemerintah dan aparat kewilayahan perlu terus diperkuat guna menjaga produktivitas pertanian serta mendukung terwujudnya ketahanan dan swasembada pangan yang berkelanjutan.

“Alhamdulillah, berdasarkan hasil pemantauan dan komunikasi dengan petani, saat ini tidak terdapat kendala yang signifikan. Kondisi tanaman padi cukup baik dan para petani tetap semangat dalam mengelola lahannya menjelang panen,” pungkas Babinsa.

(Casinih)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *