Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Harapan baru bagi para pengemudi becak di Kabupaten Indramayu kembali hadir. Sebanyak 220 unit becak listrik bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disalurkan kepada masyarakat dalam tahap kedua di kediaman H. Kasan Basari, Blok Dukuh Krupuk, Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, Sabtu (24/10/2026).
Bantuan tersebut diharapkan menjadi angin segar bagi para pengemudi becak, terutama mereka yang telah berusia lanjut. Dengan dukungan teknologi listrik, para penerima manfaat diharapkan dapat bekerja lebih ringan tanpa harus mengandalkan tenaga fisik sebesar ketika mengayuh becak konvensional.
Bagi sebagian pengemudi becak, kendaraan tersebut bukan sekadar alat transportasi, melainkan tumpuan untuk menghidupi keluarga. Karena itu, hadirnya becak listrik diharapkan mampu membantu mereka tetap produktif, menjaga penghasilan, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Indramayu.
Apresiasi juga disampaikan kepada Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) yang menyalurkan bantuan serta Yayasan Laskar Muda Kreasi yang berperan aktif dalam mengusulkan dan mengurus proses pengajuan bantuan tersebut.
Menurut Lucky Hakim, becak listrik tidak hanya menghadirkan sarana transportasi yang lebih modern dan ramah lingkungan, tetapi juga menjadi salah satu upaya mendukung produktivitas masyarakat kecil.
“Becak listrik bukan sekadar alat transportasi modern dan ramah lingkungan, tetapi juga sarana untuk membantu masyarakat bekerja lebih produktif dan meningkatkan pendapatan keluarga. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan dirawat dengan baik agar memberikan manfaat berkelanjutan bagi para penerima,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan tersebut memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, yayasan, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendukung visi Indramayu REANG, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Tokoh masyarakat Indramayu, H. Kasan Basari, menjelaskan bahwa penyaluran becak listrik melalui proses yang cukup panjang. Tahapannya mencakup verifikasi faktual data calon penerima manfaat hingga pelatihan penggunaan becak listrik.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria sekaligus memberikan pemahaman mengenai cara mengoperasikan dan merawat kendaraan dengan baik.
“Prosesnya panjang untuk bisa sampai pada tahap penyaluran ini. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas kesempatan bagi Kabupaten Indramayu untuk kembali mendapatkan bantuan becak listrik untuk kedua kalinya,” ungkap Kasan.
Dalam penentuan penerima manfaat, pengemudi becak berusia lanjut menjadi salah satu kelompok yang diprioritaskan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mereka mempertahankan mata pencaharian tanpa terbebani pekerjaan fisik yang terlalu berat.
Kebahagiaan turut dirasakan Warnadi Gendel (60), warga Desa Penganjang, Kecamatan Sindang, yang menjadi salah seorang penerima bantuan becak listrik.
Bagi Warnadi, bantuan tersebut bukan sekadar kendaraan baru, melainkan kesempatan untuk menjalani pekerjaan sehari-hari dengan lebih ringan. Di tengah kebutuhan keluarga yang harus terus dipenuhi, sarana kerja yang lebih mendukung menjadi harapan tersendiri.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas bantuan becak listrik ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan keluarga,” ungkapnya.
Bantuan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi para pengemudi becak, terutama dalam menjaga produktivitas dan keberlangsungan penghasilan keluarga.
Lebih dari sekadar penyerahan kendaraan, program ini menjadi bentuk dukungan terhadap masyarakat yang menggantungkan hidup dari pekerjaan sehari-hari. Dengan pemanfaatan dan perawatan yang baik, becak listrik diharapkan dapat menjadi sarana usaha yang membantu meringankan beban kerja para penerimanya.
Bagi para pengemudi becak di Indramayu, setiap perjalanan tetap menjadi perjuangan mencari nafkah. Namun, dengan hadirnya bantuan ini, perjuangan tersebut diharapkan terasa lebih ringan, sekaligus membuka peluang bagi kehidupan keluarga yang lebih sejahtera.
(Casinih)


















