Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan pentingnya peran ulama dan pondok pesantren dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, membentuk akhlak mulia, serta menyiapkan generasi penerus bangsa yang berilmu dan berdaya saing.
Pesan tersebut disampaikan Lucky Hakim saat menghadiri peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Pondok Pesantren Raudlatul ‘Ulum Lungsemut, Desa Kendayakan, Kecamatan Terisi, Kamis malam (22/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu yang mengusung tema “499 Tahun Mengukir Sejarah, Menyongsong Lima Abad, Indramayu Berjaya”. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan nilai-nilai luhur dan mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman.
Dalam sambutannya, Lucky Hakim menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Pondok Pesantren Raudlatul ‘Ulum Lungsemut serta seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, pesantren bukan sekadar tempat menimba ilmu agama, melainkan juga menjadi pusat pembentukan karakter, pendidikan moral, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
“Santri memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), meneruskan perjuangan para ulama, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa dan daerah,” demikian pesan yang disampaikan dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional tersebut.
Lucky Hakim juga mengajak para santri untuk meneladani semangat Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Ia menekankan bahwa semangat perjuangan santri pada masa lalu harus diteruskan melalui pengabdian, penguasaan ilmu pengetahuan, kepedulian sosial, serta kontribusi positif bagi kemajuan masyarakat.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, para santri juga diharapkan mampu beradaptasi tanpa kehilangan jati diri, nilai-nilai agama, dan budaya bangsa.
Penguasaan sains, teknologi, serta informasi, lanjutnya, harus berjalan beriringan dengan pemahaman agama dan akhlak mulia. Dengan demikian, santri tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga integritas dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai ajakan bersama untuk Beberes Dermayu, memperkuat kepedulian dan gotong royong, serta membangun sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat demi mewujudkan Indramayu REANG yang religius, mengembangkan ekonomi kerakyatan, serta menghadirkan lingkungan yang aman dan nyaman,” tegasnya
Sementara itu, Yayasan Nurul Mardhiyah Pondok Pesantren Raudlatul ‘Ulum Lungsemut turut menyelenggarakan rangkaian kegiatan keagamaan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026.
Sejumlah kegiatan yang dilaksanakan meliputi Khatmil Qur’an, Haflah Juz ‘Amma, dan Haflah Aqidatul Awwam. Seluruh rangkaian tersebut diikuti para santriawan dan santriwati dengan penuh antusias.
Kegiatan dipimpin langsung oleh pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul ‘Ulum, KH. Abdullah Toha, serta dihadiri sejumlah tamu spesial, di antaranya Wa Cici dan Wa Madek.
Peringatan tersebut tidak hanya menjadi ajang syukur atas proses pendidikan yang dijalani para santri, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperdalam pemahaman ilmu agama, dan menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah.
KH. Abdullah Toha berharap, melalui kegiatan tersebut, para santri semakin memahami ajaran agama dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para santri tidak hanya menguasai ilmu Al-Qur’an dan kitab, tetapi juga siap berperan aktif dalam menguatkan bangsa menuju visi Indonesia Emas,” pesannya.
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Raudlatul ‘Ulum Lungsemut menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia, kekuatan moral, dan kehidupan beragama yang harmonis.
Menjelang lima abad Kabupaten Indramayu, kolaborasi antara ulama, pesantren, pemerintah, dan masyarakat menjadi modal penting dalam membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera.
Dengan semangat Hari Santri Nasional, para santri diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang berilmu, berakhlak mulia, cinta tanah air, serta siap mengambil peran dalam mewujudkan Indramayu yang religius, maju, dan berjaya.
(Casinih)


















