banner 728x250

Bukan Sekadar Tilang! Kapolres Indramayu Ungkap Target Utama Operasi Patuh Lodaya 2026

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Pengendara di wilayah Indramayu perlu semakin disiplin saat berada di jalan raya. Polres Indramayu Polda Jawa Barat menegaskan bahwa Operasi Patuh Lodaya 2026 bukan sekadar penindakan terhadap pelanggar lalu lintas, melainkan upaya membangun kesadaran masyarakat demi mencegah kecelakaan dan menyelamatkan nyawa.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M., S.I.K., M.Si., dalam amanat Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2026, Senin (26/10/2026).

banner 325x300

Kapolres menekankan, keberhasilan operasi tidak cukup diukur dari jumlah pengendara yang ditindak. Lebih dari itu, operasi harus mampu menekan angka kecelakaan, mengurangi fatalitas, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas.

“Keberhasilan tugas tidak hanya diukur dari jumlah pelanggaran yang ditindak, tetapi terutama dari kemampuan mencegah kecelakaan, menekan fatalitas, dan meningkatkan kesadaran masyarakat,” tegas AKBP Prianggo.

Operasi Patuh Lodaya 2026 digelar serentak di wilayah hukum Polda Jawa Barat selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Tahun ini, operasi mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan.” Tema tersebut menjadi penegasan bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama antara kepolisian dan seluruh pengguna jalan.

Edukasi Humanis, Penegakan Hukum Tetap Berjalan

Dalam pelaksanaannya, Polres Indramayu mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi, imbauan, pengaturan lalu lintas, serta pendekatan persuasif dan humanis.

Namun, upaya membangun kesadaran tersebut tetap diimbangi dengan penegakan hukum secara profesional, termasuk melalui sistem penegakan hukum lalu lintas elektronik dan pemberian teguran sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolres juga meminta personel melakukan pemetaan terhadap titik rawan kecelakaan, mengidentifikasi potensi kemacetan dan pelanggaran, serta menentukan langkah pengamanan berdasarkan kondisi wilayah masing-masing.

Langkah tersebut diharapkan membuat pelaksanaan operasi lebih tepat sasaran, sekaligus memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat yang beraktivitas di jalan raya.

Dalam amanatnya, AKBP Prianggo menyampaikan lima penekanan yang wajib menjadi pedoman personel selama Operasi Patuh Lodaya 2026.

Pertama, mengutamakan keselamatan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kedua, mengedepankan edukasi dan pendekatan humanis agar masyarakat memahami pentingnya disiplin berlalu lintas.

Ketiga, melaksanakan penegakan hukum secara tegas, adil, profesional, dan bertanggung jawab.

Keempat, memperkuat koordinasi serta sinergi lintas instansi demi mendukung kelancaran operasi.

Kelima, memastikan pengawasan dan pengendalian dilakukan secara melekat serta berjenjang agar seluruh kegiatan berjalan sesuai prosedur.

Selain itu, seluruh personel diminta menjaga soliditas, memastikan kesiapan sarana dan prasarana, serta memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara optimal.

Menurut Kapolres, keteladanan petugas harus berjalan beriringan dengan kesadaran masyarakat. Budaya tertib berlalu lintas tidak akan terbentuk secara maksimal apabila kepatuhan hanya muncul ketika ada petugas yang melakukan pengawasan.

Melalui Operasi Patuh Lodaya 2026, Kapolres Indramayu mengajak masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama, bukan sekadar kewajiban demi menghindari sanksi.

Setiap pengguna jalan diharapkan semakin disiplin, mematuhi peraturan, serta memperhatikan keselamatan diri sendiri maupun orang lain selama perjalanan.

Kapolres menegaskan bahwa hasil operasi harus tercermin dari menurunnya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, meningkatnya kepatuhan masyarakat, serta tumbuhnya budaya keselamatan di jalan raya.

Di akhir amanatnya, AKBP Prianggo mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, dan berikan pengabdian terbaik pada masyarakat, bangsa, dan negara,” pesannya.

Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Operasi Patuh Lodaya 2026 diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan sekaligus menciptakan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan.

Sebab, yang paling penting bukan berapa banyak pengendara yang terkena tilang, melainkan berapa banyak nyawa yang dapat diselamatkan melalui kesadaran berlalu lintas.

banner 325x300
Penulis: Udin.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *