banner 728x250

Cepat Tangani Kebakaran Kapal di Selat Lembeh, Ditpolairud Polda Sulut Prioritaskan Keselamatan Awak Kapal

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

 

BITUNG, Pikiranrakyatnusantara.com – Kapal tanker MT Mika Zayn terbakar di perairan Selat Lembeh, tepatnya di depan Pelabuhan PT MNS, Kota Bitung, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 20.20 WITA. Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara segera bergerak melakukan penanganan di lokasi kejadian.

banner 325x300

Melalui Unit Penegakan Hukum (Gakkum), personel Ditpolairud Polda Sulut menuju lokasi menggunakan kapal patroli KP SBU XV-2002. Kedatangan petugas bertujuan melakukan penanganan di sekitar lokasi kejadian sekaligus memantau kondisi awak kapal yang membutuhkan bantuan.

Setibanya di lokasi, personel melakukan langkah penanganan sesuai situasi yang dihadapi. Respons cepat tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah perairan, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan pelayaran.

Setelah api berhasil dipadamkan, personel Ditpolairud melanjutkan tugas dengan mengawal MT Mika Zayn menuju Pelabuhan Samudra Bitung agar kapal dapat bersandar dengan aman serta mengantisipasi kemungkinan risiko lanjutan.

Setibanya di pelabuhan, awak kapal disambut jajaran Polres Bitung yang dipimpin Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho. Turut hadir tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bitung untuk mendukung penanganan pascakejadian.

Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., menegaskan bahwa kecepatan respons dan keselamatan jiwa merupakan prioritas utama dalam setiap penanganan keadaan darurat di wilayah perairan.

“Kehadiran kami di perairan adalah untuk menjaga keselamatan setiap orang yang berlayar. Tidak ada kata terlambat untuk hadir, karena nyawa dan keselamatan masyarakat adalah prioritas kami,” tegas Bayuaji.

Ia berharap seluruh awak kapal senantiasa dalam keadaan sehat dan selamat. Peristiwa tersebut juga diharapkan menjadi perhatian bagi seluruh pengguna transportasi laut agar selalu memastikan kelengkapan peralatan keselamatan serta kelaikan kapal sebelum melakukan pelayaran.

Ditpolairud Polda Sulut turut mengimbau masyarakat dan seluruh pengguna perairan untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi darurat melalui layanan kepolisian 110. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat respons petugas dalam memberikan bantuan dan menjaga keselamatan di wilayah perairan.

banner 325x300
Penulis: Harto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *