banner 728x250
Berita  

Pertamina Patra Niaga Balongan Perkuat Budaya Keselamatan Kerja Lewat Grand Safety Talk

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Komitmen terhadap keselamatan kerja terus digaungkan oleh PT Pertamina Patra Niaga melalui Kilang Balongan. Upaya ini ditujukan kepada seluruh pekerja, mitra kerja, hingga kontraktor agar menjadikan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional.

Sebagai bagian dari penguatan implementasi HSSE (Health, Safety, Security, and Environment), Kilang RU VI Balongan kembali menyosialisasikan pentingnya penerapan kebijakan Stop Work Authority (SWA) dalam kegiatan Grand Safety Talk Mogas yang digelar di Halaman HSSE Check Point RU VI, Senin (04/05/2026).

banner 325x300

Senior Manager Operation and Manufacturing (SMOM) RU VI Balongan, Eko Nurcahyono, menegaskan bahwa Stop Work Authority merupakan hak sekaligus kewenangan setiap pekerja dan mitra kerja untuk menghentikan aktivitas apabila ditemukan kondisi atau tindakan tidak aman yang berpotensi menimbulkan kerugian, baik terhadap keselamatan manusia, lingkungan, aset, maupun operasional perusahaan.

“Saya tegaskan bahwa setiap orang memiliki hak yang sama untuk melakukan SWA tanpa terkecuali jika terdapat pekerjaan berpotensi risiko terhadap keselamatan dan operasi,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa keputusan untuk menghentikan pekerjaan demi keselamatan adalah langkah yang tepat. Bahkan, manajemen menjamin tidak akan memberikan sanksi kepada pekerja yang menjalankan SWA dengan itikad baik.

Sementara itu, General Manager Kilang Balongan, Yulianto Triwibowo, menekankan bahwa sebagian besar insiden kerja terjadi bukan karena kurangnya pengetahuan, melainkan akibat kelalaian, terburu-buru, atau mengabaikan prosedur yang telah ditetapkan.

“Patuhi HSSE Golden Rules, yakni Patuhi – Intervensi – Peduli. Safety adalah prioritas utama. Tidak ada pekerjaan yang begitu penting sehingga harus mengorbankan keselamatan,” tegas GM.

Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan Buddy System, khususnya saat bekerja di area berisiko tinggi. Dalam sistem ini, setiap pekerja diwajibkan tidak bekerja sendiri, melainkan didampingi rekan kerja untuk saling mengawasi dan siap memberikan bantuan dalam kondisi darurat.

“Dengan adanya Buddy System, kita dapat meningkatkan kewaspadaan serta memastikan respon yang lebih cepat terhadap potensi bahaya,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Kilang Balongan berharap budaya keselamatan kerja semakin tertanam kuat dan menjadi bagian dari setiap individu di lingkungan kerja.

banner 325x300
Penulis: Udin.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *