BITUNG — Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjamin kebebasan berpendapat sekaligus menjaga stabilitas keamanan kembali ditunjukkan melalui pengawalan aksi damai buruh di Kota Bitung, Sulawesi Utara, Selasa (5/5/2026).
Jajaran Polres Bitung melaksanakan pengamanan secara humanis terhadap aksi yang digelar oleh Federasi Serikat Buruh Makanan, Minuman, Pariwisata, Restoran, Hotel dan Tembakau (FSB KAMIPARHO KSBSI). Aksi tersebut menjadi bagian dari dinamika demokrasi yang dijamin negara.
Kegiatan diawali dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kelurahan Manembo-nembo, Kecamatan Matuari, dengan melibatkan puluhan massa aksi yang menyampaikan aspirasi secara tertib di sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan industri hingga kantor pemerintahan daerah.
Sebelum pengamanan, Polres Bitung menggelar apel kesiapan yang dipimpin Wakapolres Bitung Kompol J.H. Daniel Korompis, SE, didampingi Kabag Ops AKP Novrianto Sadia, SH. Seluruh personel ditekankan untuk mengedepankan pendekatan persuasif, profesional, dan menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia.
Pengamanan dilakukan secara terukur dan sesuai prosedur, berdasarkan Surat Perintah Kapolres Bitung Nomor: Sprin/323/V/PAM.3.3/2026, dengan melibatkan personel gabungan dari Polres dan jajaran Polsek.
Kabag Ops Polres Bitung, AKP Novrianto Sadia, SH, menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam aksi tersebut bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai fasilitator demokrasi.
“Pengamanan ini merupakan bagian dari tanggung jawab Polri dalam memastikan setiap warga negara dapat menyampaikan aspirasi secara aman dan tertib. Kami menjamin kegiatan berlangsung kondusif tanpa mengganggu kepentingan umum,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pendekatan humanis menjadi strategi utama dalam setiap pengamanan aksi masyarakat guna membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Rangkaian aksi berlangsung hingga pukul 14.40 WITA dan ditutup dengan doa bersama. Secara keseluruhan, situasi tetap aman dan kondusif, mencerminkan sinergi positif antara aparat keamanan dan elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah yang berkontribusi pada ketahanan nasional.
Harto


















