banner 728x250

Babinsa Koramil Sukagumiwang Dampingi Petani Panen Padi di Desa Jambe

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com- Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat pendampingan kepada masyarakat, Babinsa Koramil 1605/Sukagumiwang melaksanakan monitoring dan pendampingan pertanian di area persawahan milik Kasnoto, Desa Jambe, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian TNI terhadap sektor pertanian, khususnya dalam membantu para petani menjaga produktivitas serta memastikan kondisi tanaman tetap terpantau hingga memasuki masa panen.

banner 325x300

Di lokasi persawahan, Babinsa melakukan pemantauan kondisi tanaman padi dan pemeliharaan tanaman dari potensi serangan hama sambil menunggu musim panen gaduh. Dalam kesempatan itu, Babinsa juga berdialog langsung dengan para petani untuk menyerap berbagai keluhan, kendala, maupun aspirasi yang dihadapi di lapangan.

Selain melakukan pendampingan pertanian, Babinsa mengingatkan para petani agar tidak memasang aliran listrik di area persawahan. Imbauan tersebut disampaikan demi mencegah terjadinya kecelakaan akibat sengatan listrik yang dapat membahayakan keselamatan petani maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar sawah.

Babinsa juga menyampaikan informasi mengenai harga gabah yang telah ditetapkan pemerintah. Harga gabah siap panen saat ini disampaikan sebesar Rp6.500 per kilogram.

“Apabila tengkulak membeli dengan harga lebih tinggi, silakan dijual kepada tengkulak. Namun apabila harga pembelian di bawah standar pemerintah, petani bisa menjual padi atau gabah kepada pemerintah melalui Bulog,” ujar Babinsa.

Dari hasil monitoring, kondisi pertanian di wilayah tersebut terpantau baik. Para petani menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat kendala berarti dalam proses pertanian maupun persiapan menghadapi panen.

Babinsa memastikan situasi di area persawahan Desa Jambe berjalan aman dan kondusif. Pendampingan secara berkelanjutan diharapkan dapat membantu petani meningkatkan hasil produksi sekaligus mendukung tercapainya ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Indramayu.

“Untuk saat ini kendala yang dihadapi para petani nihil dan hal-hal lainnya juga nihil,” pungkas Babinsa.

(Casinih)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *