banner 728x250
Berita  

Ribuan Warga Iringi Langkah Teh Alya, Pilkades Bengle 2026 Memasuki Babak Baru

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Karawang,pikiranrakyatnusantara.com-Gelombang dukungan masyarakat mewarnai tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Karawang. Suasana semarak terlihat di Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, saat Nurnida Alya, yang akrab disapa Teh Alya, mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Bengle periode 2026–2034, Sabtu (5/9/2026).

Bukan sekadar datang ke lokasi pendaftaran, Teh Alya memilih berjalan kaki bersama ribuan warga yang mengiringi langkahnya. Barisan pendukung tersebut terdiri dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda hingga kaum perempuan.

banner 325x300

Antusiasme warga tampak sepanjang perjalanan. Kebersamaan itu menjadi pemandangan tersendiri dalam tahapan demokrasi tingkat desa, sekaligus menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap momentum Pilkades Bengle.

Bagi Teh Alya, dukungan yang diberikan masyarakat bukan semata-mata persoalan jumlah, melainkan bentuk kepedulian warga terhadap proses demokrasi di Desa Bengle.

“Ini merupakan bagian dari proses kedewasaan demokrasi. Kita berharap pendaftaran bakal calon kita hari ini tidak ada kendala dan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan,” ujar Alya.

Setelah menyelesaikan proses pendaftaran, Teh Alya kembali menyapa masyarakat yang telah mengantarnya. Ia mengaku terharu melihat kebersamaan dan kekompakan warga yang hadir.

Ucapan terima kasih pun disampaikan kepada keluarga besar dan seluruh masyarakat yang telah meluangkan waktu serta tenaga untuk memberikan dukungan.

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga besar saya yang telah bersatu padu, meluangkan waktu dan tenaganya,” tuturnya.

Namun, di balik tingginya antusiasme pendukung, Teh Alya juga mengingatkan seluruh tim dan keluarga besarnya agar tidak larut dalam euforia. Ia meminta semua pihak tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.

Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari demokrasi. Karena itu, pilihan politik tidak seharusnya menghapus persaudaraan yang telah terbangun di tengah masyarakat.

“Saya berpesan kepada seluruh tim dan keluarga besar di Desa Bengle untuk senantiasa mengedepankan terciptanya suasana Bengle yang aman, nyaman, dan damai,” katanya.

Iring-iringan ribuan warga dalam mengantar pendaftaran Teh Alya menjadi salah satu warna dalam perjalanan Pilkades Bengle 2026. Dukungan tersebut menjadi modal sosial bagi bakal calon, namun seluruh tahapan dan proses selanjutnya tetap menjadi bagian dari mekanisme demokrasi yang harus dijalankan sesuai ketentuan.

Dengan pendaftaran tersebut, tahapan Pilkades Desa Bengle memasuki babak baru. Kini, perhatian masyarakat tertuju pada proses selanjutnya, dengan harapan pesta demokrasi tingkat desa itu berlangsung aman, tertib, transparan, dan tetap menjaga persaudaraan antarwarga.

Sebab, siapa pun yang nantinya mendapatkan kepercayaan masyarakat, Bengle tetap merupakan rumah bersama yang harus dijaga oleh seluruh warganya.

(Abah Rudi)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *