Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com- Semangat kepemudaan dan pengabdian kepada masyarakat mengemuka dalam Seminar Kepemudaan Kemah Bakti Mahasiswa XXXII Ika Darma Ayu Bandung Komisariat UIN Sunan Gunung Djati yang digelar di Balai Desa Sambimaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Sabtu (15/8/2026).
Mengusung filosofi “Saka Ngarungokna Dadi Ngerti, Saka Ngerti Dadi Ngabdi, Saka Ngabdi Dadi Migunani”, kegiatan berlangsung khidmat sekaligus menjadi ruang dialog antara mahasiswa, pemuda, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan wakil rakyat.
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seminar dan diskusi mengenai kepemudaan serta peran mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sejumlah unsur turut hadir, di antaranya Ikatan Keluarga Mahasiswa Indramayu, Ika Darma Ayu Bandung Komisariat UIN Sunan Gunung Djati, Kepala Desa Sambimaya H. Turyadi beserta jajaran, Ketua Karang Taruna Desa Sambimaya Cepy Andrian, Amrun selaku Pendamping PKH, BPD Sambimaya, para ketua RT/RW, pemuda serta puluhan tamu undangan.
Hadir pula Hilal Hilmawan, S.IP., M.IP., Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat dari Partai Golkar untuk daerah pemilihan Jawa Barat XII yang meliputi Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sambimaya H. Turyadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, mahasiswa, pemuda dan wakil rakyat dalam mendorong pembangunan desa, khususnya bagi masyarakat Blok Sambilawang Kidul.
Menurutnya, kolaborasi lintas elemen menjadi modal penting agar berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat dapat terus diperjuangkan.
Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari Hilal Hilmawan. Ia mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan kemah bakti mahasiswa yang dinilainya menjadi bentuk nyata kepedulian generasi muda terhadap masyarakat.
“Saya apresiasi adanya kegiatan ini yang dilaksanakan oleh adik-adik mahasiswa bagi warga Sambimaya. Saya juga berkomitmen untuk terus membangun bersama masyarakat, sebagaimana yang disampaikan Kepala Desa, khususnya untuk Desa Sambimaya,” ujar Hilal.
Tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, Hilal juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia membuka kesempatan bagi masyarakat Desa Sambimaya yang ingin melanjutkan pendidikan melalui program Kejar Paket A, B dan C secara gratis yang bertempat di Singajaya, Kabupaten Indramayu.
Menurut Hilal, kesempatan pendidikan tersebut diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi dan memenuhi persyaratan pendidikan dalam memasuki dunia kerja.
“Dengan adanya kesempatan ini, masyarakat Sambimaya bisa meningkatkan pendidikan sehingga memiliki peluang untuk ikut bekerja di pabrik-pabrik yang ada di Kabupaten Indramayu,” tuturnya.
Seminar tersebut pun menjadi momentum mempertemukan gagasan mahasiswa dengan kebutuhan masyarakat. Kehadiran mahasiswa tidak hanya diharapkan sebagai peserta kegiatan, tetapi juga sebagai generasi intelektual yang mampu mendengar persoalan masyarakat, memahami kebutuhan di lapangan, kemudian hadir melalui aksi dan pengabdian yang memberikan manfaat.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, dilanjutkan foto bersama dan doa bersama.
Semangat yang dibawa dalam kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa kepemudaan bukan sekadar berbicara tentang masa depan, tetapi tentang keberanian untuk mendengar, memahami, mengabdi, dan menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.



















