Sulawesi Utara – Komandan Lanud Sam Ratulangi, , memimpin langsung penyambutan kedatangan Wakil Presiden RI dalam kunjungan kerja strategis di Provinsi Sulawesi Utara, Senin (06/04).
Kedatangan orang nomor dua di Indonesia itu berlangsung di pada pukul 18.44 WITA, menggunakan pesawat Pelita Air tipe BAE-RJ 85 dengan call sign PK-PJJ. Proses pendaratan berjalan mulus, disusul penyambutan resmi dengan protokol kenegaraan yang ketat dan penuh kesiapsiagaan.
Dalam prosesi tersebut, Danlanud turut mendampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mulai dari Gubernur Sulut, Pangdam XIII/Merdeka, Kapolda Sulut, hingga jajaran pejabat strategis lainnya.
“Seluruh fasilitas pangkalan dan sistem pengamanan telah kami siapkan secara maksimal untuk memastikan kelancaran dan keamanan kunjungan kerja Wakil Presiden di Bumi Nyiur Melambai,” tegas Danlanud.
Pengamanan VVIP dilakukan secara menyeluruh melalui koordinasi lintas instansi, melibatkan TNI, Polri, serta Paspampres dalam satu komando terpadu. Standar operasional prosedur (SOP) dijalankan tanpa celah, mengingat kunjungan ini memiliki urgensi tinggi.
Kunjungan kerja Wakil Presiden merupakan respons cepat pemerintah pusat terhadap bencana gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara pada Kamis (2/4). Gempa tersebut berdampak luas, merusak sejumlah fasilitas umum dan pemukiman warga, termasuk gedung KONI Sario di Manado serta memicu kenaikan muka air laut di pesisir Bitung.
Usai penyambutan, Wakil Presiden bersama rombongan langsung bergerak menuju agenda utama dengan pengawalan ketat dari Paspampres dan aparat gabungan TNI-Polri. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan terkendali, mencerminkan kesiapan penuh aparat dalam menjaga stabilitas wilayah di tengah situasi pascabencana.
Harto


















