Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Ada pemandangan menarik seusai aksi penyampaian aspirasi mahasiswa Cipayung Plus di depan Gedung DPRD Kabupaten Indramayu, Kamis (29/10/2026) malam. Setelah turun langsung meredakan ketegangan massa, Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. justru melakukan hal sederhana yang menyita perhatian, yakni memunguti sampah di jalan.
Masih mengenakan seragam dinas, AKBP Prianggo terlihat membungkuk mengambil sampah yang berserakan, kemudian memasukkannya ke dalam kantong plastik. Tanpa sungkan, ia bersama sejumlah personel kepolisian membersihkan area jalan setelah massa mahasiswa membubarkan diri sekitar pukul 19.00 WIB.
Pemandangan tersebut memperlihatkan sisi lain dari tugas seorang Kapolres. Setelah berjam-jam mengawal jalannya aksi, ia tidak langsung meninggalkan lokasi, tetapi memilih ikut memastikan lingkungan kembali bersih.
Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap kebersihan lingkungan setelah berlangsungnya penyampaian aspirasi mahasiswa.
Menurutnya, tugas kepolisian bukan hanya memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman dan tertib, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui tindakan nyata.
Sebelumnya, ratusan mahasiswa Cipayung Plus menggelar aksi unjuk rasa dengan tuntutan evaluasi kinerja Pemerintah Kabupaten dan DPRD Indramayu. Dalam dinamika aksi tersebut, sempat terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dan petugas kepolisian.
Melihat situasi yang memanas, AKBP Prianggo turun langsung ke tengah massa untuk meredakan ketegangan. Ia kemudian memilih duduk bersama mahasiswa dan sejumlah anggota DPRD di atas aspal guna membuka ruang dialog sekaligus mencairkan suasana.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan situasi yang kondusif agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan lebih tenang.
Setelah situasi terkendali dan massa membubarkan diri, Kapolres bersama personelnya kembali turun ke jalan. Kali ini, mereka bukan untuk mengamankan massa, melainkan membersihkan sampah yang tertinggal di lokasi aksi.
Aksi sederhana itu menjadi sorotan tersendiri di tengah rangkaian pengamanan unjuk rasa. Sosok Kapolres yang sebelumnya berada di tengah ketegangan kini terlihat bekerja bersama anggotanya, memunguti sampah demi menjaga kebersihan ruang publik.
Dari meredakan ketegangan hingga membersihkan jalan, AKBP Prianggo menunjukkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga kepedulian sosial dan lingkungan.
AKP Tarno menegaskan bahwa kepedulian tersebut dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memberikan contoh positif bagi masyarakat.
Momen seusai aksi Cipayung Plus itu pun menyampaikan pesan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Sebab, pengabdian kepada masyarakat tidak selalu ditunjukkan melalui tindakan besar, tetapi juga melalui kepedulian nyata terhadap hal-hal sederhana di sekitar.


















